• Jumat, 20 Mei 2022

Sebut Semrawut Pantai Bagedur Akibat Lemahnya Pembinaan Disbudpar Lebak, Ini Desakan KPP ke Bupati Iti

- Senin, 9 Mei 2022 | 15:04 WIB
KPP soroti kondisi semrawut di Pantai Bagedur, dinilai akibat lemahnya Pembinaan Disbudpar Lebak  (Tim Poros)
KPP soroti kondisi semrawut di Pantai Bagedur, dinilai akibat lemahnya Pembinaan Disbudpar Lebak (Tim Poros)

 

POROS.ID - Komunitas Peduli Pariwisata (KPP) menyoroti sejumlah persoalan yang mencuat di wisata Pantai Bagedur pada libur lebaran tahun 2022 ini

KPP menilai, sejumlah persoalan yang kini mencuat, dari mulai semrawutnya ratusan tenda pedagang di tengah pantai, adanya pengunjung yang merasa diperas oleh oknum pedagang, hingga soal wisatawan yang tidak dilindungi asuransi, menjadi sebuah pertanda bahwa lemahnya pembinaan Disbudpar Lebak terhadap para pengelola wisata.

Ketua KPP, Revian, menduga, persoalan serupa tidak hanya terjadi di wisata Pantai Bagedur saja, melainkan di obyek obyek wisata lainnya juga yang ada di wilayah Kabupaten Lebak.

Baca Juga: Selain Fadlansyah Lubis, Dua Nama Ini Masuk Bursa Calon Penjabat Gubernur Banten, Al Muktabar Tak Termasuk

Revian menyayangkan kondisi ini, terlebih menurutnya, Pantai Bagedur merupakan salah satu dari 6 objek wisata yang telah ditetapkan oleh Pemkab Lebak sebagai destinasi pariwisata unggulan atau Six Fantastic.

Revian, Komunitas Peduli Pariwisata (Ist.)

Sebagai informasi, 6 objek wisata yang ditetapkan oleh Pemkab Lebak sebagai Six Fantastic, diantaranya Pantai Sawarna, Pantai Bagedur, Seren Tahun Kasepuhan Citorek, Kebun Teh Cikuya, Baduy dan Museum Multatuli.

"Jika seperti ini adanya, kami rasa Six Fantastic hanya jadi selogan semata. Wisata Bagedur ini sudah cukup populer, banyak orang di luar sana yang penasaran ingin berkunjung, tetapi setelah mereka berkunjung, kemudian tahu kondisinya seperti itu, bisa jadi mereka kapok," papar Revian melalui rilis yang diterima Redaksi Poros.id, Senin 9 Mei 2022.

Baca Juga: Catat! Ini Tiga Pesan Penting Ketua MPI untuk Pengurus KNPI Banten: Hindari Berorganisasi yang Elitis

Halaman:

Editor: Rahmat Hidayat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X