• Kamis, 2 Desember 2021

Nahas Nasib Bekas Tim Sukses Pilkada Ini: Sudah Dukungan Kalah, Dibui Pula

- Kamis, 30 September 2021 | 15:39 WIB
Surat Misna yang ditulis dari dalam penjara ditujukan kepada teman temannya saat jadi timses Calon Pilkada Serang. Dia minta dibesuk (FB Akhmad Jajuli)
Surat Misna yang ditulis dari dalam penjara ditujukan kepada teman temannya saat jadi timses Calon Pilkada Serang. Dia minta dibesuk (FB Akhmad Jajuli)
 
 
POROS.ID - Misna alias Aceng, yang merupakan pendukung pasangan Claon bupati dan wakil bupati pada Pilkada Serang 2020, Nasrul Ulum dan Eki Baihaki divonis empat bulan kurungan oleh hakim Pengadilan Kelas I Serang, Jumat, 24 September 2021.
 
Buruh serabutan asal Gunung Sari Kabupaten Serang itu, dinyatakan melanggar UU ITE lantaran pada perhelatan Pilkada Serang lalu, di akun media sosial pribadinya, dia menulis terkait dugaan penyimpangan keuangan oleh Ketua DPD Gerindra Banten, Desmond J Mahesa.
 
Hal ini diketahui setelah Misna membuat sepucuk surat yang dikirimkan untuk teman-temannya. Dalam surat tersebut, Misna memberi tahu bahwa dirinya saat ini ditahan di rutan kelas II B Serang.
 
"Buat kang Arwan dan rekan-rekan semuanya, gimana kabarnya, mudah-mudahan dalam keadaan sehat selalu. Alhamdulillah saya disini baik-baik saja dan sehat selalu. Saya berada di Rutan Kelas II B Serang. Kalau mau besuk di jam kerja Senin sampai Jumat jam 07.00 WIB sampai jam 15.00 WIB, hari Sabtu jam 07.00 WIB sampai jam 12.00 WIB," demikian isi surat Misna yang diunggah tokoh masyarakat Banten Akhmad Jajuli di akun facebook pribadinya, Kamis 30 September 2021.
 
Dalam postingan itu, Akhmad Jajuli pun menerangkan bahwa sebenarnya Misna sudah menyampaikan permohonan maaf kepada Desmond atas tulisannya di media sosial itu. Namun menurut Jajuli, permohonan maaf Misna tidak membutuhkan hasil. 
 
Alhasil, lanjut Jajuli, Misna divonis Hakim Pengadilan Kelas I Serang : Primer (empat bulan kurungan) dan Subsider (Denda Rp Sejuta atau diganti Kurungan dua bulan). Dan telah dieksekusi oleh Jaksa dari Kejari Serang pada Jumat, 24 September 2021 kemarin. 
 
"Misna telah berupaya untuk meminta maaf kepada Bung Desmon namun entah kenapa tidak membuahkan hasil, hingga harus berakhir di Pengadilan," katanya.
 
"Misna hanya lulusan SMP, sehari-hari (sempat) bekerja sebagai kuli bongkar muat di sebuah perusahaan tepung yg berada di wilayah Ciwandan, Kota Cilegon," tukasnya.
 
Untuk diketahui, pada Pilkada Serang 2020 lalu, pasangan calon Nasrul Ulum Eki Baihaki dikalahkan oleh pasangan calon petahana Ratu Tatu Chasanah - Pandji Tirtayasa.
 
Tatu-Pandji meraih 428.297 suara atau 64.4 persen. Sedangkan pasangan Nasrul-Eki memperoleh 246.901 suara atau 36.6 persen.***
 

Editor: Rahmat Hidayat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X