• Sabtu, 2 Juli 2022

Belum Pasang Foto Jokowi di APK, Caleg Golkar: Menjaga Perasaan Pemilih

- Senin, 25 Februari 2019 | 15:54 WIB

PADEGLANG - Calon Anggota DPRD Kabupaten Pandeglang asal Partai Golkar Agus Umam merespons baik intruksi DPP Partai Golkar yang mewajibkan seluruh caleg untuk memasang foto Joko Widodo di alat peraga kampanyenya.

Umam mengaku dirinya melihat bahwa intruksi tersebut adalah bentuk dari etika yang harus dipatuhi oleh setiap calon legislatif asal Golkar. "Idealnya memang caleg harus memasang foto capres dan cawapres. Itu bagian dari komitmen partai dengan capres, itu bentuk etika yang harus dipatuhi," kata Agus dihubungi Poros.id melalui WA Messenger, Senin 25/02/2019.

Baca Juga: https://poros.id/4116/bentuk-komitmen-dukungan-golkar-wajibkan-caleg-pasang-foto-jokowi-di-apk.html

Namun, Agus yang maju untuk pertama kalinya sebagai caleg itu, mengaku belum memasang foto Jokowi dalam APK-nya. Hal itu karena dia mengaku khawatir pemilihnya akan berubah pilihan karena berbeda dukungan calon presiden.

"Saya sendiri menjaga perasaan pemilih saya. Saya kan caleg pemula, harus banyak mendengar keinginan pemilih, menjaga perasaan pemilih, kecuali saya caleg incumbent yang sudah punya modal pemilih, tentu dalam penyebaran APK sudah saya cantumkan foto Capres-Cawapres," ujarnya.

Perihal statment Ketua Umum Golkar yang menjamin bagi setiap caleg yang tidak memasang foto capres-cawapres 01 maka tidak akan dipilih oleh masyarakat. Menurutnya, hal itu sebagai hak Ketua Umum dalam berpendapat, karena menurutnya, tidak ada kaitannya antara pemasangan (foto capres) dengan kemenangan.

"Dalam politik itu kan harus ada strategi yang dibangun, kenyataan persis di lapangan juga orang pusat kan tidak tahu. Saya analogikan misalnya begini, saya Caleg Golkar, instruksi partai mewajibkan ke Jokowi, bahkan harus memasang fotonya. Tetapi kalau di dapil saya pemilihnya mayoritas ke Prabowo (02), saya tentu harus hati-hati. Saya pasti arahkan mereka ke Jokowi, tapi tentu dengan cara yang soft, lembut. Mungkin saya pun akan memasang foto capres-cawapres setelah pola perubahan pemilih," terangnya.

"Kalau pola tadi sudah terbangun merata, tentu saya akan ikuti intruksi pusat untuk memasang foto capres disisa waktu kampanye yang ada." tukasnya. [Agus/Red]

Editor: Administrator

Terkini

X