• Jumat, 21 Januari 2022

Cegah Rampok Duit Rakyat di Samsat, KPK Rekomendasikan Empat Hal Ini

- Jumat, 22 Oktober 2021 | 23:08 WIB
KPK merekomendasikan empat hal ke Bapenda Provinsi DKI Jakarta untuk pencegahan rampok duit rakyat (Twitter KPK RI)
KPK merekomendasikan empat hal ke Bapenda Provinsi DKI Jakarta untuk pencegahan rampok duit rakyat (Twitter KPK RI)
 
POROS.ID - KPK menggelar rapat koordinasi pencegahan rampok duit rakyat pada Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Provinsi DKI Jakarta. 
 
Rakor digelar di Ruang Rapat Ditlantas Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis 21 Oktober 2021.
 
Dilansir Poros.id dari akun Twitter @KPK_RI, Jumat 22 Oktober 2021, Kasatgas Korsup wilayah II KPK Dwi Aprillia, merekomendasikan empat hal agar tidak terjadi penggarongan uang rakyat di Samsat.
 
 
Rekomendasi itu disampaikan setelah dirinya mempelajari kewenangan Bapenda dan Ditlantas Polda serta inovasi dalam upaya peningkatan pajak daerah.
 
Pertama, KPK merekomendasikan agar Bapenda memberlakukan Electronic Traffic Law Enforcement (e-TLE).
 
Hal itu menurut Dwi, dapat digunakan untuk mengidentifikasi kendaraan yang belum melunasi pajak.
 
Kedua, pembayaran pajak menggunakan media perbankkan dan e-commerce dan mini market.
 
Ketiga, sosialisasi Samsat Digital Nasional (Signal Polri) kepada masyarakat dilakukan secara intensif.
 
Dan keempat, hotline untuk sarana pengaduan masyarakat harus transparan. 
 
"Sosialisasikan kepada masyarakat bahwa terdapat penempatan provost agar masyarakat mau melapor jika terdapat permasalahan dalam pelayanan di Samsat," ujarnya.
 
 
Hadir dalam rakor tersebut, Kepala Bapenda Provinsi DKI Jakarta Lusiana Herawati, Direktur Lantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo, tim TGPU dan perwakilan inspektorat DKI Jakarta.***

Editor: Rahmat Hidayat

Tags

Terkini

Ini Dia Jumlah Pasien Wisma Atlet Per 10 Januari 2022

Senin, 10 Januari 2022 | 13:45 WIB
X