• Kamis, 20 Januari 2022

Korupsi BLT Dana Desa untuk Modal Kampanye, Oknum Eks Kades di Kabupaten Lebak Ternacam Penjara Seumur Hidup

- Rabu, 1 Desember 2021 | 09:52 WIB
Oknum Eks Kades di Kabupaten Lebak, AU (49) ditangkap polisi karena diduga korupsi BLT Dana Desa dan digunakan untuk modal kampanye (Dok. Pikiran Rakyat)
Oknum Eks Kades di Kabupaten Lebak, AU (49) ditangkap polisi karena diduga korupsi BLT Dana Desa dan digunakan untuk modal kampanye (Dok. Pikiran Rakyat)

POROS.ID - Oknum Eks kades Pasindangan, Kecamatan Cileles, Kabupaten Lebak, AU (49) ditangkap polisi karena diduga korupsi BLT Dana Desa dan digunakan untuk modal kampanye pada Pilkades lalu.

Berdasarkan hasi pemeriksaan polisi, BLT Dana Desa yang diduga di-korupsi AU senilai sekitar Rp92,1 juta. Dana itu sedianya dibagikan kepada 100 KPM untuk tiga tahap pencarian, namun malah diduga digunakan oleh eks kades AU untuk modal kampanye pencalonan di Pilkades.

Kasat Reskrim Polres Lebak AKP Indik Rusmono menerangkan, dugaan kasus korupsi BLT Dana Desa di Kabupaten Lebak yang dilakukan oleh oknum eks Kades ini terungkap berawal dari adanya laporan masyarakat Desa Pasindangan.

Baca Juga: Rekrutmen PLD Kemendesa 2021: 20 Soal Seleksi Tes Tulis Pendamping Lokal Desa Ini Diprediksi Muncul

Kasat Reskrim menjelaskan, Desa Pasindangan, Kecamatan Cileles Kabupaten Lebak menganggarkan Rp360 juta untuk BLT Dana Desa tahun 2021. Dana itu untuk 100 KPM yang disalurkan dalam 12 tahap atau 12 bulan, yaitu sebesar Rp30 juta per bulan.

"Pada pencairan tahap pertama dan kedua bantuan tersebut sampai ke KPM, namun untuk tahap tiga, emat dan lima tidak diterima oleh KPM," katanya saat menggelar konferensi pers, Senin 29 November 2021 dikutip dari Antara.

"Kami juga mengamankan barang bukti diantaranya surat-surat atau berkas-berkas yang berkaitan dengan pendistribusian BLT dan rekening bank," imbuhnya.

Baca Juga: Pengumuman Resmi Hasil Seleksi Administrasi Pendamping Lokal Desa PLD 2021 di rekrutmenpld.kemendesa.go.id

Berdasarkan hasil pemeriksaan, lanjut Kasatreskrim, BLT untuk tiga tahap pencairan itu diduga digunakan untuk keperluan modal kampanye pada pencalonan di Pilkades lalu.

Halaman:

Editor: Rahmat Hidayat

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kalporestabes Medan Bantah Suap Pengedar Narkoba

Sabtu, 15 Januari 2022 | 18:18 WIB
X