• Kamis, 2 Desember 2021

Lidik Krimsus Laporkan Dugaan Kasus Mafia Tanah ke KPK, Nama Eks Bupati Inhu Terseret

- Selasa, 19 Oktober 2021 | 00:09 WIB
Lidik Krimsus RI melaporkan dugaan kasus mafia tanah di Inhu ke KPK (Tim Poros)
Lidik Krimsus RI melaporkan dugaan kasus mafia tanah di Inhu ke KPK (Tim Poros)

POROS.ID - Pusat Bantuan Hukum (PBH) Lembaga Investigasi Data Korupsi dan Kriminal Khusus Republik indonesia (Lidik Krimsus RI) melakukan laporan dugaan kasus mafia tanah di Indragiri Hulu (Inhu).

Senin 18 Oktober 2021, jajaran pengurus Lidik Krimsus, resmi melayangkan laporan ke Komisi Pemberantasan Korupsi KPK.

Langkah pelaporan ini dilakukan, karena permohonan auidiensi Lidik Krimsus tidak direspons, baik oleh PT Duta Palma Group maupun dari pihak Pemda Inhu.

Sekjen PBH Lidik Krimsus, Elim Makalmai mengungkapkan, dalam dugaan kasus mafia tanah serta tindak korupsi dan nepotisme ini, selain PT Duta Palma Group, pihaknya juga melaporkan mantan Bupati Inhu, Yopi Arianto.

Baca Berita Sebelumnya:

1.500 H Tanah Warga Inhu Belum Dikembalikan, Puluhan Tahun Dikuasai PT. Palma hingga Dipertahankan Bupati

"Laporan kami sudah diterima di bagian pengaduan dengan No.register.008/L/DPP Lidik krimsus Ri/X/2021," katanya didampingi oleh Ketua DPD Banten Mujiono dan tim Cakra, Senin 18 Oktober, 2021.

Ia berharap kepada KPK agar segera menindaklanjuti laporan tersebut yang merupakan laporan dan pengaduam masyarakat Inhu itu. Sedangkan pihaknya hanya mewakili masyarakat.

"Bukti bukti laporan terlampir cukup lengkap, semoga segera di proses, karena sangat menyengsarakan dan merugikan msyarakat yang telah terzalimi selama puluhan tahun," ujarnya.

Halaman:

Editor: Rahmat Hidayat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X