• Jumat, 20 Mei 2022

Dampak Covid Belum Mereda, ILO: Pengangguran Di Prediksi Bertambah

- Selasa, 18 Januari 2022 | 10:03 WIB
Ilustrasi pengangguran. (Pexels/Ron Lach)
Ilustrasi pengangguran. (Pexels/Ron Lach)

POROS.ID- Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) telah menurunkan prediksinya terkait pemulihan pasar tenaga kerja pada 2022, memproyeksikan defisit jam kerja secara global setara dengan 52 juta pekerjaan penuh waktu, dibandingkan dengan kuartal keempat tahun 2019.

Prakiraan setahun penuh sebelumnya pada Mei 2021 memproyeksikan defisit sebesar 26 juta pekerjaan penuh waktu.

Kendati proyeksi terbaru ini lebih baik dari situasi pada 2021, proyeksi ini tetap saja hampir dua persen di bawah jumlah jam kerja global sebelum pandemi, menurut Laporan Tren Ketenagakerjaan dan Sosial (World Employment and Social Outlook/WESO) ILO 2022.

Baca Juga: WEF 2022: 'Masyarakat Global Pesimistis tentang Masa Depan Dunia Pasca Covid 19'

Pengangguran global diperkirakan akan tetap berada di atas tingkat sebelum COVID- 19 hingga setidaknya tahun 2023. 

Tingkat tahun 2022 diperkirakan mencapai 207 juta, dibandingkan dengan 186 juta pada 2019. 

Dari rilis diterima poros.id pada Selasa ,18 Januari, laporan ini juga memperingatkan bahwa dampak keseluruhan terhadap lapangan kerja secara signifikan lebih besar dibandingkan yang terwakili dalam angka ini karena banyak orang telah meninggalkan angkatan kerja. 

Baca Juga: Kode Penukaran Higgs Domino 18 Januari 2022, Dapatkan Chip Gratis Hari Ini, No Hoaks

Pada 2022, tingkat partisipasi angkatan kerja global diproyeksikan tetap verada pada 1,2 poin persentase di bawah 2019.

Penurunan peringkat pada perkiraan 2022 ini mencerminkan, pada titik tertentu, dampak varian COVID-19 baru-baru ini, seperti Delta dan Omicron, terhadap dunia kerja serta ketidakpastian yang signifikan mengenai arah pandemi di masa depan.

Halaman:

Editor: Achmad Puariesthaufani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X