• Jumat, 20 Mei 2022

PKS Sebut RUU IKN Ugal Ugalan dan Mengancam Kedaulatan NKRI, Ini Alasannya

- Minggu, 16 Januari 2022 | 23:56 WIB
PKS menilai, pembahasan RUU IKN di Pansus DPR ugal-ugalan dan mengasingkan partisipasi masyarakat. (https://pks.id/content/juru-bicara-pks-pembahasan-ruu-ibu-kota-negara-ugal-ugalan)
PKS menilai, pembahasan RUU IKN di Pansus DPR ugal-ugalan dan mengasingkan partisipasi masyarakat. (https://pks.id/content/juru-bicara-pks-pembahasan-ruu-ibu-kota-negara-ugal-ugalan)

POROS.ID - Juru Bicara Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Pipin Sopian menilai pembahasan Rancangan Undang Undang Ibu Kota Negara (RUU IKN) di DPR RI ugal ugalan dan menegasikan atau meniadakan partisipasi masyarakat.

Pipin mengaku, pihaknya mendapat informasi bahwa pembahasan Daftar Inventarisasi Masalah (Bab, Pasal dan Ayat RUU IKN) masih banyak yang belum selesai.

Pipin menilai bahwa pembahasan RUU IKN di Pansus DPR ugal ugalan dan mengasingkan partisipasi masyarakat. Ia juga menyebut RUU IKN mengancam kedaulatan NKRI. Dengan demikian ia menegaskan bahwa PKS menolak RUU IKN tersebut.

Baca Juga: Gegara Omicron, Baru Saja Berjalan Seminggu, Pemberangkatan Jamaah Umrah Indonesia Dihentikan Lagi

Pipin menjelaskan alasan kenapa PKS menolak RUU IKN. Pertama, secara substansi menurutnya berpotensi melanggar UUD 1945. Kedua, berisiko mengancam kedaulatan NKRI.

Ketiga lanjut Pipin, akan menambah Utang dan menambah beban APBN, keempat mengalihkan fokus penanganan pandemi Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional.

Kelima, terang Pipin, mengancam lingkungan hidup, keenam, berpotensi merugikan aset negara dan menguntungkan elit pemilik konsesi lahan.

Baca Juga: Viral Keluar Belatung Saat Hubungan Intim, Netizen Buru Videonya, Ini Kata dr Boyke

Menurut Pipin, banyak substansi yang belum dibahas. Namun Pengambilan Keputusan TK II sudah diajukan penjadwalannya di Rapat Paripurna 18 Januari mendatang.

Halaman:

Editor: Rahmat Hidayat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X