• Kamis, 2 Desember 2021

Yaqut Sebut 'Kemenag Hadiah Negara untuk NU', Sekjen PBNU: Tidak Pas dan Kurang Bijaksana

- Minggu, 24 Oktober 2021 | 20:38 WIB
Sekjen PBNU Ahmad Helmy Faishal Zaini menyebut pernyataan Menag Yaqut Cholil Qoumas tidak pas dan kurang bijaksana (Instagram @ahmadhelmyfaishalzaini)
Sekjen PBNU Ahmad Helmy Faishal Zaini menyebut pernyataan Menag Yaqut Cholil Qoumas tidak pas dan kurang bijaksana (Instagram @ahmadhelmyfaishalzaini)

POROS.ID - Sekjen PBNU Ahmad Helmy Faishal Zaini mengomentari pernyataan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas "Kemenag itu hadiah untuk NU, bukan umat Islam secara umum".

Diketahui, pernyataan itu diungkapkan Yaqut saat ia memberikan sambutan pada webinar yang ditayangkan di kanal YouTube TVNU, Rabu 20 Oktober 2021.

Webinar tersebut bertajuk Santri Membangun Negeri dalam Sudut Pandang Politik, Ekonomi, Budaya, dan Revolusi Teknologi.

Helmy mengatakan beberapa hal yang sifatnya meluruskan pernyataan Menag Yaqut yang menyebut bahwa Kemenag hadiah negara untuk NU.

Baca Juga: Dua Cakades Petahana di Baksel Nyawer Saat Kampanye, Pemda Lebak Dinilai Gagal Berikan Pembinaan

"Pertama adalah bahwa Kemenag hadiah negara untuk semua agama, bukan hanya untuk NU atau hanya untuk umat Islam," katanya dilansir Poros.id dari akun Instagram Helmy @ahmadhelmyfaishalzaini, Minggu 24 Oktober 2021.

Selain itu, lanjut Helmy, NU juga punya peran besar dalam menghapus 7 kata dalam Piagam Jakarta. Hal itu, tandas Helmy, tak bisa lagi disangsikan kebenarannya.

"Namun tidak berarti NU boleh semena-mena berkuasa atas kementerian agama ataupun merasa ada hak khusus," ujarnya.

Baca Juga: Nikita Mirzani Berulah Lagi, Niat Salat Dijadikan Bahan Candaan, Dibaca Sambil Cengengesan

Halaman:

Editor: Rahmat Hidayat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X