• Kamis, 2 Desember 2021

Dua Cakades Petahana di Baksel Nyawer Saat Kampanye, Pemda Lebak Dinilai Gagal Berikan Pembinaan

- Sabtu, 23 Oktober 2021 | 17:20 WIB
Pemda Lebak kena kritik aktivis gara-gara dua calon kades petahana bagi-bagi uang saat menggelar kampanye (Ist.)
Pemda Lebak kena kritik aktivis gara-gara dua calon kades petahana bagi-bagi uang saat menggelar kampanye (Ist.)
 
POROS.ID - Ketua Keluarga Alumni Keluarga Mahasiswa Lebak (Kumala) Perwakilan Sukabumi, Rizwan Comrade menyoroti fenomena bagi-bagi uang oleh Cakades di Lebak Selatan.
 
Terjadinya kepala desa nyawer atau bagi-bagi uang secara terang-terangan saat kampanye, menurut dia menjadi sebuah bukti bahwa Pemda Lebak telah gagal melakukan pembinaan.
 
Terlebih, kata Rizwan, dua calon yang videonya saat nyawer itu beredar, merupakan dua calon petahana. Jika Pemda serius melakukan pembinaan, hal ini tidak semestinya terjadi.
 
Seharusnya, tandas Rizwan, para calon petahana memiliki nilai capaian yang lebih baik saat tampil di publik dalam kegiatan  kampanye. 
 
 
"Bukan malah mencederai demokrasi seakan-akan ingin show up ke publik bisa membeli suara dengan uang," katanya kepada Poros.id, Sabtu 23 Oktober 2021.
 
Keberanian calon kades melakukan itu, lanjut Rizwan, juga menandakan Pemerintah Kabupaten Lebak tidak serius membina para calon, khususnya calon petahana.
 
"Padahal pernyataan Bupati Lebak saat deklarasi kampanye damai mengatakan bahwa akan mendiskualifikasi calon kades yang melakukan money politik," ujarnya.
 
Rizwan juga mengingatkan kepada masyarakat, bahwa menurutnya hal ini
harus menjadi perhatian semua masyarakat di Lebak yang akan melaksanakan pesta demokrasi Pilkades pada 24 Oktober 2021 besok.
 
 
"Saya juga mendesak agar para calon yang telah melakukan money politik secara terbuka agar di evaluasi dan di diskualifikasi dari pencalonan," imbuhnya.
 
"Ini juga jadi pembelajaran bagi calon lain agar lebih menampilkan konsep gagasan untuk membangun desa," tukas Rizwan.
 
Diberitakan sebelumnya, dua calon kepala desa di Lebak Selatan, Banten secara terang-terangan bagi-bagi uang saat menggelar kampanye terbuka.
 
Diketahui, keduanya merupakan calon kepala desa dari dua kecamatan yang berbeda di Lebak Selatan, yakni diduga MY alias C dan NA alias A.
 
 
Hal ini menjadi geger dan diperbincangkan masyarakat setelah video bagi-bagi uang yang dilakukan keduanya saat menggelar kampanye terbuka beredar.
 
Gaya bagi-bagi uang yang dilakukan oleh keduanya serupa, yakni melemparkan sejumlah pecahan uang kertas kepada massa kampanye sebanyak beberapa kali.***

Editor: Rahmat Hidayat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X