• Rabu, 27 Oktober 2021

Setelah Ketua, Kini Giliran Sekretaris KNPI Pandeglang Mengundurkan Diri

- Kamis, 14 Oktober 2021 | 02:21 WIB
Ketua DPD KNPI Pandeglang Pujiyanto (kiri) dan Sekretaris Azzitya Faqih, saat ini keduanya sudah resmi mengundurkan diri (FB Alfaqih)
Ketua DPD KNPI Pandeglang Pujiyanto (kiri) dan Sekretaris Azzitya Faqih, saat ini keduanya sudah resmi mengundurkan diri (FB Alfaqih)
POROS.ID - Setelah ditinggalkan ketua, DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Pandeglang Banten kembali ditinggalkan oleh Sekretaris.
 
Diketahui, Mei 2021 lalu, Ketua DPD KNPI Kabupaten Pandeglang Pujiyanto secara resmi menyampaikan surat pengunduran diri kepada Ketua DPD KNPI Provinsi Banten.
 
Diakui Pujiyanto saat itu, pengunduran dirinya itu sudah dipikirkan secara matang dengan alasan dirinya akan mengemban amanah lain, yakni menjadi Bendahara Umum Pengurus Besar Mathla’ul Anwar atau PBMA.
 
 
Hal yang sama dilakukan oleh Sekretaris DPD KNPI Pandeglang, Azzitya Faqih. Saat ini dia mengaku sudah resmi mengundurkan diri.
 
Surat pengunduran diri tersebut, kata Faqih, sudah secara resmi disampaikan kepada Ketua DPD KNPI Provinsi Banten terhitung sejak tanggal 08 Oktober 2021.
 
Dalam surat pengunduran diri itu, lanjut Faqih, diterangkan pula alasan dirinya mengundurkan diri.
 
Sama halnya dengan Ketua Pujiyanto, ia pun terpaksa meninggalkan KNPI karena mengemban amanah lain yang harus totalitas dijalaninya.
 
 
Faqih mengatakan, saat ini dirinya memiliki tuntutan totalitas sebagai pengurus BPD HIPMI Provinsi Banten.
 
"Dan mengurus kegiatan usaha yang sedang berjalan sehingga tidak maksimal dalam menjalankan amanah di KNPI," katanya, Kamis 14 Oktober 2021.
 
Selain kepada DPD Provinsi, lanjut Faqih, perihal pengunduran dirinya itu, juga sudah disampaikan kepada para pengurus harian KNPI Pandeglang di forum rapat harian.
 
 
"Saya berterimakasih untuk pelajaran, pengalaman dan persahabatan yang sudah terbangun selama ini," ucapnya. 
 
"Saya juga mohon maaf yang sebesar-besarnya apabila selama berada di dalam organisasi banyak melakukan kekhilafan dan kesalahan," tukasnya.***

Editor: Rahmat Hidayat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Teks dan Makna Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928

Senin, 25 Oktober 2021 | 23:08 WIB
X