• Kamis, 7 Juli 2022

Kontrak Habis, 281 TKA Cina di PT. Cemindo Gemilang Masih Dipekerjakan

- Jumat, 13 Maret 2020 | 17:25 WIB

LEBAK - Sebanyak 281 tenaga kerja asing (TKA) asal Cina yang bekerja di perusahaan semen merah putih Bayah PT. Cemindo Gemilang sudah habis kontrak. Namun demikian, hingga saat belum dipulangkan dan masih dipekerjakan.

Hal itu disampaikan Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya kepada awak media usai menghadiri gelar apel Hari Pengelolaan Sampah Nasional (HPSN) tingkat kabupaten Lebak yang digelar di lapangan apel pantai Ciantir Sawarna Kecamatan Bayah, Kamis 12/3/2020 kemarin.

Ratusan TKA itu tetap dipekerjakan, lantaran adanya surat edaran yang dikeluarkan Kementerian Ketenagakerjaan nomor M.1.HK.04/II/2020 terkait pelarangan sementara penggunaan tenaga kerja asing (TKA) asal Cina akibat virus corona.

"Mereka sebenarnya sudah habis kontrak, seharusnya ada pengganti untuk melanjutkan pekerjaannya, tetapi karena dari sana tidak bisa mengirim tenaga kerja penggantinya, mereka ini masih dipekerjakan. Pemerintah melarang, tidak boleh ada pemulangan dari sini ke sana, begitu juga penggantinya dari sana ke sini, tidak bisa dilakukan," terang Iti.

Iti menjelaskan, 281 TKA asal China yang menurutnya tenaga ahli itu, datang ke Indonesia dan dipekerjakan di PT. Cemindo Gemilang melalui PT. Cinoma, sebuah perusahaan kontraktor milik China yang diketahui memiliki kontrak Engineering, Procurement, dan Construction (EPC) dengan PT Cemindo Gemilang.

"Kalau kita yang ada di wilayah tugasnya hanya menginterverisir dan mengecek, khawatir ada yang terpapar virus Corona. Tapi menurut saya masyarakat tidak perlu khawatir, tidak perlu panik, mari kita bersama-sama jaga pola hidup bersih dan sehat." tukasnya (Riswan/Red01)

Editor: Administrator

Terkini

X