• Jumat, 20 Mei 2022

Beredar Video Ricuh TKA Vs Pekerja Lokal di PT. Cemindo Gemilang

- Senin, 30 Desember 2019 | 16:53 WIB

LEBAK - Warga Lebak Selatan digegerkan dengan beredarnya sebuah rekaman video yang memperlihatkan kericuhan antara tenaga kerja lokal dengan Tenaga Kerja Asing asal China diduga di Kawasan perusahaan semen merah putih Bayah PT Cemindo Gemilang.

Video berdurasi 43 detik itu beredar melalui WA Messenger pada dua hari terakhir ini. Tampak seorang tenaga kerja lokal mengejar dan berusaha merampas sebuah besi berukuran panjang sekitar satu meter yang ada di tangan TKA.

"Aing budak dieu. Cokot De (Saya warga asli sini. Ambil De)," kata salah seorang dalam video tersebut sambil terus mengejar dan hendak merampas sebuah besi yang ada di tangan salah seorang TKA. Pekerja asing pun menimpali dengan menggunakan bahasa Mandarin.

Salah seorang sumber yang berhasil dikonfirmasi Poros.id, Senin 30/12/2019 memastikan bahwa peristiwa itu terjadi di lokasi pembangunan tahap dua pabrik semen merah putih PT. Cemindo Gemilang pada Senin (23/12) lalu.

Menurut sumber, para TKA tersebut merupakan pekerja kasar (bukan tenaga ahli) yang didatangkan dari China ke Indonesia melalui PT. Sinoma yang diketahui memiliki kontrak Engineering, Procurement & Construction (EPC) dengan PT Cemindo Gemilang.

Sumber menerangkan, kejadian bermula saat salah seorang pekerja lokal yang sedang mengangkut besi ditendang dan dibentak oleh TKA asal China dengan menggunakan bahasa Mandarin. Tak terima dengan perlakuan itu, para tenaga kerja lokal pun marah dan nyaris baku hantam.

"Saya juga belum tahu persis awal permasalahannya sehingga si TKA ini menendang dan membentak para pekerja lokal," katanya.

Dikonfirmasi melalui WA Messenger, GM Plant PT Cemindo Gemilang Bayah, Tan Min tidak merespons. (Riswan/Red1)

Editor: Administrator

Terkini

X