• Selasa, 9 Agustus 2022

Jual Elpiji 3 Kg ke Warung Eceran Rp22 Ribu, Pangkalan di Malingping Akui Berikan Persyaratan

- Kamis, 18 Oktober 2018 | 17:35 WIB

LEBAK – Yoni Silvanus, salah satu pemilik pangkalan tabung gas LPG bersubsidi 3 kilo gram di Kecamatan Malingping mengakui adanya persyaratan yang diberikan kepada warung pengecer. Jika warung pengecer melakukan order barang-barang kebutuhan pokok di tokonya mencapai Rp10 juta, maka pihaknya akan memberikan 100 tabung.

“Iya syaratnya itu, mereka harus order barang sebanyak-banyaknya, semakin banyak order, semakin banyak pula tabung dikasih, kalau ordernya Rp10 juta per hari, maka 100 tabung per hari juga saya kasih. Tetapi jika belanjanya sedikit, hanya sekitar Rp1 jutaan paling kami kasih 5 sampai 10 tabung saja,” kata Yoni, ditemui wartawan di tokonya, Kamis 18/10/2018.

Baca Juga: Terungkap, Ini Penyebab Gas Melon di Warung Eceran Malingping Kosong

Diakuinya, harga penjualan dari pangkalan ke pengecer Rp22 ribu. “Kalau kami yang kirim, harganya Rp22000, karena ada ongkos kirim dan ongkos muat karyawan RP3000, tetapi kalau toko (pengecer) mau ngambil langsung ke pangkalan, harganya juga beda hanya Rp19000,” ujarnya.

Selain itu, Yoni juga mengakui bahwa pangkalannya membatasi jumlah penjualan langsung kepada warga, yakni per hari hanya 10 tabung.

“Untuk pangkalan di sini jarang kita jual ke warga, kalau pun ada yang kita jual ke warga paling 10 tabung, setelah habis 10 tabung tersebut, sudah kita tidak layan lagi. Dan itu pun jatahnya untuk 1 orang satu tabung.” Ungkap Yoni, seraya dirinya menegaskan bahwa selama ini tidak pernah terjadi kelangkaan si melon hijau. [Koez/Red]

Editor: Administrator

Terkini

X